ShareThis

Translate

Tag Cloud

Followers

BY CHARISNA. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 30 Maret 2011

Quotes

If you work solely for money, you will not get rich kerananya. But if you menyintai job you are doing it, the glory will be yours ~ Ray Kroc (McDonalds Pengasas)

The world is a comedy for those who do, or a tragedy for those who feel it. - Horace Walpole
 

Know anything that make you thrilled, that's the Best for you! And because of that, Qalbu His lover is greater than His Throne. - Jalaludin Rumi
 

Health always seemed more valuable after we lose it. - Jonathan Swift
 

We can not be wise with the wisdom of others, but we can be knowledgeable with the knowledge of others. - Michel De Montaigne
 

One function of diplomacy is to cover up the reality in the form of morality. - Will and Ariel Dunant

The most important of life is not the triumph but how to compete well. - Baron Pierre De Coubertin
 

Most important in the Olympics is not a victory, but participation ... - Baron Pierre De Coubertin
 

Today you are the same people with you in the next five years, except for two things: the people around you 
and the books you read. - Charles "tremendeous" Jones
 

If your job disappears, your identity will never disappear. - Gordon Van Sauter
 

Do not let identity together with your work. - Gordon Van Sauter
 

When one door closes, another door opens, but sometimes we see and regret the closed door for too long until we see no other door has been opened. - Alexander Graham Bell
 

Genius is 1% inspiration and 99% perspiration. Nothing can replace hard work. Luck is what happens when opportunity meets with preparedness. - Thomas A. Edison
 

Source of new power is not money that is in the grip of some people, but the information in the hands of many. - John Naisbitt
 

Money is a very good servant but a terrible master. - P.t. Barnum
 

Remember, this all started with a mouse, without inspiration .... we will perish. - Walt Disney   

We are not here to compete with each other. We're here to complement each other. - Bill McCartney
 

When faced with difficulties, some people grow wings, while others looking for a crutch. - Harold W. Ruoff
 

If we truly desire love, then love is in the end which was waiting for us. - Oscar Wilde
 

Freedom comes from human beings, not of laws or institutions. - Clarence Darrow
 

It's easier to add something to the reputation than to gain a reputation itself. - Publius Syrus
 

When we grow old, time will make us surrounded by people who love us, instead of the people we love. - J. Petit Senn
 

Not doing anything is the strength of each person. - Samuel Johnson
 

Courage is not absence of fear, but to do it - Montaigne
 

Failure is usually the first step to success, but success itself is not really new is the desultory way to the summit a success. - Lambert Jeffries
 

Make sure that your head no higher than your hat. - Vergill  

The place to be happy is here. Time to be happy is now. How to be happy is to make others happy. - Robert G. Ingersoll
 

Courage is not absence of fear, but to do it. - Montaigne
 

Nature of Love: 1. Not discriminate 2. Free or without strings attached 3. The unconscious self 4. Smoking - Anthony De Mello Sj
 

Only a stupid fish that could hit hook twice with the same bait. -
 

Most of us believe can make other people happy with the way that we specify. - Robert S. Lynd
 

If we truly desire love, then love is in the end which was waiting for us. - Oscar Wilde
 

People who can not forgive others the same with people who decide the bridge that must be gone through, because everyone needs to forgive. - Thomas Fuller
 

There are two things you should forget: The good you do to others and the mistakes of others to you. - Sai Baba
 

A life full of error not only more valuable but also more useful than live without doing anything. - George Bernard Shaw
 

Knowledge is of two kinds: we already know by itself or that only we know where he could obtain. - Samuel Johnson
Read more...
separador

Jumat, 25 Maret 2011

I'M ALONE NOW T.T

Ku berjalan dalam dingin malam.. tak pernah tau arah tujuan.
Hanya menyusuri sebagian dari rasa penasaran bahwa disana akan ada tempat yang tlah ku impikan.. Hingga saat ku tiba… pun sadar tlah terlambat. Yang ku cari memang tak pernah ada karena yang ku cari adalah keabadian dari satu rasa.
Kembali ku termenung di dingin malam, apa sebenarnya yang ku coba tuk cari disingkat waktu yg tersisa ini,pertemanan ? persahabatan ? persaudaraan ??
Sesingkat waktu yang tersisa, ku pun kan berlalu meski tanpa kehendak.
Meninggalkan tanpa pernah tau seberapa besar rasa yang tlah tertinggal disana.
Meski tak salah tuk meletakkan rasa atas dasar pertemanan, persahabatan dan persaudaraan.
Tapi kusadari tak harus sebesar apa yang tlah kuberi hingga kumerasa hilang saat mereka hilang.
Hingga yang dapat kuberikan hanyalah meninggalkan rasa itu saat kurasa aku tlah terbebani tuk sekedar menjadi bagiannya……
so,.. just wanna say goodbye .. n thx 4 all that u leave behind ..
Read more...
separador

Perpisahan

Ribuan jalan telah kita lewati
Berbagai rintangan telah kita lalui
Penuh wewangian bunga maupun bertabur duri
Penuh suka maupun duka di hati
Semua bukanlah sekedar kenangn
Semua bukanlah sekedar renungan
Saat kita dalam kebersamaan
Dalam suka maupun pengorbanan
Namun, kita tlah tahu
Kita tak selamanya bersatu
Menempuh jalan hidup yang bertabur debu
Bertabur dedaunan yang tak pernah tersapu
Saat berpisah harus menyapa
Ku tak ingin kau teteskan air mata
Ku tak ingin kau berduka
Karena hati kita kan tetap bersama
Sahabatku tercinta!!
Inilah hidup
Kadang kita membuka
Suatu saat kita kan menutup
Sahabatku tercinta!!
Ku ingin kita kembali bersama
Di saat harta tak lagi berguna
Di saat cinta menjadi satu-satunya pembela
Read more...
separador

“sahabat yang hilang”

dalam diam…
q teringat semua tentang sejuta kenangan indah…
antar dirimu dan diri q…
yang membuat q semakin tak mengerti..
tentang diri mu..
kau diam..
kepada q..
kau tak perduli lagi akan hadirnya diriku di sisimu…
q mencoba untuk bertahan…
dengan semua ini…
namun …
apakah kau mw mengerti..
dengan semua pengorban q..
kini…
q kehilangan arti seorang sahabat..
yang dulu perna ada..
di setiap suka maupun duka..
kini dia pergi meninggalkan semuanya..
meninggalkan sejuta goresan di hati..
dalam diam q…
berdo’a…
semoga sahabat q yang hilang dapat kembali lagi kepada q..
menjalanin hari bersama..
mengarungin setiap masalah bersama..
wahai sahabat q..
kembali lah dirimu seperti yang dulu..
q merindukkan..
sejuta senyuman dan tawa..
yang menghiasin…
setiap hari-hari q..
yang gelap tanpa..
cahaya…
dari mu…
Read more...
separador

Kamis, 24 Maret 2011

Harapan Kosong

Aku sebenarnya sudah menyukaimu,
Sejak dulu, sebelum kau mengenalku,
Sampai akhirnya, kau datang dalam kehidupanku,

Kau datang dengan sejuta pesona,
Kau hadir dengan beribu cinta,
Namun kau juga hadir dengan kekasihmu,

Awalnya ku tak berharap banyak padamu,
Namun kau memberi harapan lebih bagiku,
Kau seakan memberi ruang dihatimu,
Terlebih saat kau berpisah dengannya,

Kau mengajakku, pergi berdua
Arungi malam, hanya kau dan aku,
Kau katakan bahwa kau menyayangku,
Sungguh ku terperangkap,

Namun, kenapa kau kembali padanya
Disaat aku sangat menyayangimu,
Dan ku tak bisa lupakanmu

Mengapa kau hadir dalam hidupku,
Masuk ke dalam hatiku,
Bila akhirnya kau kembali padanya,
Dan kau meninggalkanku,
Read more...
separador

Senin, 21 Maret 2011

Bocah Ini Miliki IQ Melebihi Einstein

          Selain sang jawara Fisika, bocah ini juga melibas skor IQ Bill Gates dan Stephen Hawking.
Orangtua mana tak bangga memiliki anak dengan kepintaran di atas rata-rata. Seperti yang dirasa Alison, saat mengetahui anaknya, Victoria Cowie, memiliki intelligence quotient (IQ) lebih tinggi dari jawara Fisika, Albert Einstein.




"Dia menjalankan tes beberapa minggu lalu. Kami bangga karena hasil IQ-nya lebih tinggi dari Einstein," ujar Alison, seperti dikutip dari laman The Sun.

Bocah yang tinggal bersama orangtuanya di Claverley, Inggris, tersebut memiliki IQ 162. Hasil ini lebih tinggi dua poin, mengalahkan sang legenda Fisika yang hanya 160.

Tak hanya mengalahkan skor pencipta teori relativitas tersebut, Victoria juga melibas IQ pemilik dan pencipta Microsoft, Bill Gates, yang juga 160. lmuwan astrofisika kelas dunia, Stephen Hawking, pun memiliki IQ 160

Albert Einstein dan Stephen Hawking memang tidak pernah melakukan tes kecerdasan seperti yang dilakukan Victoria. Skor 160 itu merupakan prediksi sejumlah pakar untuk menggambarkan tingkat kecerdasan yang luar biasa melebihi IQ manusia rata-rata sekitar 100.

Victoria yang masih 11 tahun melakukan tes IQ sebagai syarat untuk bergabung dalam kelompok Mensa. Hanya mereka memiliki kepintaran di atas rata-rata yang dapat bergabung di kelompok ini. Di Inggris, hanya sekitar 1 persen anak yang memiliki tingkat kegenius supertinggi.

Dari sisi penampilan, bocah yang menerima tawaran beasiswa dari empat sekolah terkemuka di Inggris ini tidak mencolok. Ia adalah penyuka teater, musik, dan sepakbola. Cita-citanya menjadi seorang dokter hewan karena kecintaannya terhadap biologi, dan binatang.

Kegeniusannya tertangkap orangtuanya sejak umur dua tahun. "Ketika itu di rumah sakit, Victoria yang masih berusia dua tahun sudah mampu membaca, berbeda dari anak seusianya. Diapun memenangkan penghargaan sains di sekolahnya," ujar sang ibu.

Walau mengetahui kegeniusan anaknya, Allison dan suaminya, David, tidak akan memaksakan profesi tertentu kepada anaknya. "Dia masih kecil, kami selalu mengatakan bahwa dia boleh menjadi apapun yang dia inginkan. Kami tetap bangga padanya," ujarnya.
Read more...
separador

Sabtu, 05 Maret 2011

Codex Designates GMOs as Contaminants in Food

(NaturalNews) The latest Codex Alimentarius Commission meeting held in Geneva recently concluded with some interesting outcomes. Some long simmering acrimony has begun to surface as the U.S. continues to force the biased agendas of Big Pharma, Big Chema, Big Agra and the like forward without considering the input of many other countries. Typically if the U.S. does not want a country's input, the host country simply denies their official delegates visas to the meeting.

Several countries have recently objected to this practice and stated that because of this and other reasons, decisions made by codex in their absence do not have international legitimacy. One major point of contention has been the U.S. and Codex's staunch refusal to allow labeling of Genetically Modified Organisms (GMOs). Norway, Switzerland, Russia, Japan and virtually all African countries and the 26 countries of the EU (European Union) have fought the U.S. for nearly 18 years to allow mandatory labeling of GMOs. The U.S. fallaciously considers GMOs equal to non-GMOs solely based on a 1992 Executive Order from then-president George H. W. Bush, therefore no pre-market safety testing occurs on any GMOs before they are released into the food chain in the U.S. The FDA refuses to review any safety data except for a single, preliminary review early in the organism's development.

Opponents of the U.S. policy prohibiting labeling of genetically modified food conclude that the U.S. does not want GMOs labeled because of the potential legal ramifications and liability to the manufacturers and to the U.S. government if these foods could be traced. If millions of people are harmed or killed due to the instability of the inserted DNA promoter viruses and marker bacteria into GMOs when interacting with the dynamic and fluid structure of the human body, then millions of lawsuits may result. But, if they are totally untraceable, then zero corporate or government liability can be assessed. FDA scientists have repeatedly warned about releasing GMOs into the general food supply because of their dangers, but have been routinely ignored or overruled.

Prior to the Geneva meeting, the Codex Committee on Food Labeling met in Canada. The meeting concluded with several pro-mandatory GMO labeling nations angry that Codex had not objectively analyzed the empirical research detailing the dangers of GMOs that South Africa prepared. This document delineated the necessity of mandatory labeling of GMOs, but was ignored and subsequently withdrawn on U.S. pressure of an independent nation (South Africa). As a result, several countries planned to scrap the requirements of Codex and adopt their own labeling system for GMOs in an effort to curtail the spread of "lethal" food. This had led to a real quandary for the WHO (World Health Organization) and FAO (Food and Agriculture Organization).

According to Rima E. Laibow, M.D., medical director of the Natural Solutions Foundation (www.healthfreedomusa.org) , who was a public observer at the latest meeting in Geneva, the WHO and FAO have finally stepped in and decided to undertake a program designed to identify low-level contamination of GMOs in food. The definition of low-level contamination will still depend on each individual country's standards. For example, the U.S. currently allows for up to 10% (the highest of any country in the world) of GMO contamination of organic foods and amazingly still allows them to be considered USDA certified organic. Governments that actually care about the health of their people, like the EU, allow only 0.9% contamination, while other countries permit merely 0.1%.

The WHO and FAO used the term contamination and simply did not describe the GMOs as being mixed in with normal food. This term is also very noteworthy as most research on the dangers of GMOs can no longer be denied. The U.S. of course, vehemently objected to such a designation, but this time to no avail. Although not going as far as to require mandatory labeling of GMOs, this recognition by WHO and FAO (the parent bodies of Codex) that GMOs can contaminate food is a huge win for health freedom. Expanding that requirement to mandatory labeling is the next logical step, but is still a work in progress. The Natural Solutions Foundations in-country work with African and other pro-health nations can be expected to markedly strengthen this trend as unease and distrust of GMOs escalates internationally.

More information on this subject is available to subscribers of the Natural Solutions Foundation's free Health Freedom E-alerts, available on the foundation website, (www.healthfreedomusa.org)

Dr. Rima E. Laibow, M.D., and the Natural Solutions Foundation need your donations to get to Codex in Africa. This is a very important meeting for her team and is essential to support the Africans with technical documents and advice against the big agendas of the U.S. corporations. If you are able to donate any amount please click here: (http://www.healthfreedomusa.org/ind...) and make a tax-deductible donation for health freedom and the future health of every human on the planet.
Read more...
separador

Codex Alimentarius selesai 2012 – Rencana meracuni makanan Pengurangan Populasi Dunia

iCodex Alimentarius selesai 2012 – Rencana meracuni makanan

Begitu banyak fakta-fakta konspirasi dan ketidakadilan menyangkut PBB. Namun ada satu konspirasi PBB yang luput dari perhatian khalayak ramai yakni tentang rencana Konspirasi untuk mengurangi populasi dunia sehingga dunia ini hanya dihuni oleh 500 juta manu...sia. Hal ini berarti pengurangan sekitar 93% penduduk dunia.


PBB
Hal tersebut berangkat dari pemikiran bahwa dunia dengan segala kekayaan alamnya, dengan seluruh ekosistemnya, rantai makanannya, serta sistem alamiah yang ada, tidak akan sanggup untuk menopang kehidupan umat manusia sebanyak sekarang—sekitar 6 miliar orang—dengan baik. Untuk menciptakan satu dunia yang lebih baik, maka diperlukan pengurangan jumlah populasi umat manusia sebanyak 93%-nya atau dunia ini hanya mampu untuk menopang kehidupan 500 juta manusia.
Yang unik, Desember 2012 merupakan waku yang ditentukan oleh pihak Konspirasi untuk memulai program ini secara besar-besaran. Belum ada satu pun pihak yang mengetahui secara pasti mengapa Konspirasi mematok awal program yang akan mengurangi jumlah umat manusia secara drastis ini pada Desember 2012.
Bagaimana caranya?

Salah satu forum internasional yang membahas masalah ini adalah pertemuan National Association of Nutrition Professional (NANP- 2005 Conference). Dalam presentasinya yang berjudul “Codex and Nutricide’, Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation (bisa dilihat di http://www.healthfreedomusa.org/)
mengatakan, “…mereka yang menguasai makanan akan menguasai dunia… Mereka telah mengatakan pada tahun 1962 bahwa Proyek Codex Alimentarius (http://www.codexalimentarius.net/web/index_en.jsp) secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009. Ini merupakan semacam cetak biru. Proyek Dunia ini diarahkan oleh WHO dan FAO, dua lembaga dunia di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dan pangan…”
Dalam ceramahnya, Dr. Laibow tiba-tiba menyuruh para hadirin untuk diam dan mengencangkan ikat pinggang. Dia kemudian berkata, “Di tahun 1994, diam-diam, tanpa sepengetahuan masyarakat luas Amerika, Codex menyatakan bahwa Gizi adalah racun, yang berarti berbahaya dan harus dihindari. Di bawah ketentuan Codex, semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh satu-satunya perusahaan yakni Monsanto. Dan lebih jauh lagi, semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.”

Dr. Laibow melanjutkan, “Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyek mereka ini terus berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan—ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka—ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa. Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia dan sisanya, 2 miliar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”

Lantas, siapa yang akan tetap hidup—dalam bahasa Darwin, “Survival of the fittest”? Dr. Laibow berkata, “Hanya mereka yang kaya, yang mampu menyuplai gizi dan vitamin dalam makanan mereka yang akan tetap bisa hidup.”

Mereka akan mengurangi populasi dunia dengan cara:
Proyek Codex Alimentarius (http://www.codexalimentarius.net/web/index_en.jsp) secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009
Di bawah ketentuan Codex,
- semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan
- semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.
Mereka akan menggunakan propaganda bahwa codex tdk berbahaya… tp justru sbg “costumer protection”. Lalu bagi negara yg menolak utk menerapkan codex di negaranya, akan dikenakan sanksi ekonomi dr WTO…
“Started in 1962 by UN, Imposed by WTO Sanctions
Codex Alimentarius was created in 1962 as a trade Commission by the UN to control the international trade of food. Its initial intentions may have been altruistic but it has been taken over by corporate interests, most notably the pharmaceutical, pesticide, biotechnology and chemical industries.
Codex Alimentarius is backed up by the crippling trade sanctions of the World Trade Organization (WTO). Any non Codex-compliant nation would face huge economic punishment since they would automatically lose in any food-trade dispute with a Codex compliant country”.
Hasilnya:

Minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa dgn rincian sbb:
–>Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia (maksudnya orang2 yang kurang mampu/ miskin)
–>2 miliar jiwa sisanya, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi

Bagaimana hal ini akan dilaksanakan di Indonesia?
Melalui perusahaan yang bernama “Monsanto” (http://www.monsanto.com/default.asp)


Monsanto
Kasus Monsanto di Indonesia

Monsanto Menyesal Atas Kasus Penyuapan Di Indonesia
Senin, 24 Januari 2005 | 20:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Afiliasi Monsanto Co di Indonesia, PT Monagro Kimia menyatakan menyesal terhadap tindakannya dalam kasus penyuapan yang melibatkan pejabat Indonesia.
Penyesalan ini dikemukan oleh Presiden Direktur Monagro Kimia Charook Katana Rumitkul, saat memberi keterangan pada Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Mereka menyesal dan komitmen untuk membantu penyelidikan yang dilakukan KPK,” kata Erry Riyana Hardjapamekas, Wakil Ketua KPK, Senin(24/1) usai pemeriksaan di kantor KPK Jakarta.
Namun, Erry menyatakan dalam pertemuan tersebut belum diperoleh nama-nama pejabat yang menerima suap dari Monsanto.
Charook datang ke KPK didampingi oleh tiga orang kuasa hukum dari The Lawfirm Watson, Farley and Williams yaitu Mr. Barry Irwin, Damian Adam dan Ken Cheung. Mereka datang sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepada KPK, Charook mengaku tidak mengetahui kasus suap sebesar US$50 ribu dan dugaan suap US$ 700 ribu. Sutarto
Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/01/24/brk,20050124-50,id.html
Bungaran Mengaku Tidak Tahu Kasus Suap Monsanto
JAKARTA – Menteri Pertanian Bungaran Saragih mengaku tidak tahu menahu pejabat di departemennya yang terlibat dalam kasus penyuapan, seperti yang ditudingkan Monsanto Co. (Amerika Serikat).
Dia juga menyangkal perusahaan itu memiliki kaitan bisnis dengan Departemen Pertanian, karena perusahaan tersebut bergerak di bidang agrokimia, bukan bergerak di bidang usaha pertanian murni.
Ketika didesak apakah Departemen Pertanian akan melakukan pengusutan terhadap tudingan tersebut, Bungaran menegaskan, kementeriannya baru akan bergerak jika memang ada indikasi keterlibatan pejabat di departemennya.
“Sekarang ini urusan suap menyuap itu merupakan masalah internal Monsanto,” kata Bungaran kepada Tempo News Room di Jakarta kemarin. Apalagi, perusahaan itu tidak menyebutkan secara spesifik siapa dan pejabat dari departemen mana yang disuap itu. Bisa saja pejabat itu dari departemen lain yang terkait dengan urusan bisnis Monsanto. Karena itu, dia tidak mau terburu-buru mengeluarkan hipotesa, tanpa ada penyelidikan lebih dulu.
Seperti diberitakan Reuters Senin (22/3), Departemen Kehakiman dan Badan Pengawas Pasar Modal Amerika Serikat (SEC) awal pekan ini mulai melakukan penyelidikan terhadap Monsanto Co., perusahaan agrokimia yang bermarkas di St. Louis, berkaitan dengan kesepakatan bisnis yang dilakukan perusahaan itu di Indonesia.
Juru bicara Monsanto Lori Fisher mengatakan, mantan karyawan perusahaan telah membayar US$ 50 ribu (sekitar Rp 425 juta dengan kurs Rp 8.500 per dolar Amerika Serikat) ke seorang pejabat pemerintah Indonesia pada awal 2002. Namun, dia tidak menyebutkan nama karyawan yang tidak lagi bekerja di perusahaan itu serta nama pejabat pemerintah Indonesia yang dimaksud.
“Departemen Kehakiman telah memberitahukan diadakannya penyelidikan ini. Ini masalah yang sangat serius dan perusahaan bersedia bekerja sama,” kata Fisher.
Kasus penyuapan pejabat di Indonesia itu dilaporkan perusahaan ke pemerintah Amerika Serikat pada November 2002. Berdasarkan audit internal dan pemeriksaan ulang yang dilakukan manajemen, terbongkar bahwa perusahaan telah kehilangan uang selama beberapa tahun terakhir di Indonesia.
Monsanto merupakan salah satu perusahaan terkemuka pembiakan bibit genetika di dunia. Namun, perusahaan ini mengalami kesulitan membuktikan keberhasilan panen hasil bioteknologi ini di negara-negara lain, termasuk ketika memperkenalkan bioteknologi kapas di Indonesia pada 2001.
Monsanto terpaksa menutup unit operational penjualan kapas bioteknologinya yang ada di Indonesia pada 2003 setelah selama dua tahun terus mendapat protes berkaitan dengan hasil panen dan harga. Perusahaan juga mengakui, unit bisnisnya di Indonesia hanya memberikan kontribusi sekitar 0,8 persen dari total pendapatan perusahaan yang mencapai US$ 5 miliar.
Sementara itu, Federasi Serikat Tani Indonesia mendesak pemerintah segera mengusut tuntas kasus Monsanto, termasuk mengusut siapa pejabat yang menerima suap dari perusahaan itu. Menurut Ketua Federasi Serikat Tani Indonesia Hendry Saragih, pejabat yang menerima suap, kemungkinan besar dari Departemen Pertanian, harus dibawa ke pengadilan. “Kasus ini harus segera dibongkar, karena sejak lama kami sudah menduga adanya penyuapan itu. Sekarang terbukti,” kata Hendry.
Dia menambahkan, perusahaan asal Amerika Serikat itu juga harus dimintai keterangan sedetail mungkin tentang kasus ini. “Ini perlu dicurigai kenapa baru sekarang diekspos. Jangan-jangan karena perusahaan itu mengalami kerugian dalam kerja samanya dengan Indonesia,” katanya. mawar kusuma-tnr
Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/02/21/brk,20050221-22,id.html
Salah satu produk yg berbahaya dari Mosanto

BAHAYA HAYATI GMOs (KASUS KAPAS Bt)
 Komunitas kapas AS akhir-akhir ini diramaikan dengan pembicaraan tentang kapas Bt. Musim semi lalu, banyak petani menanam kapas transgenik baru buatan Monsanto dengan tingkat kecepatan yang luar biasa-dan tercatat sebagai rekor adopsi produk baru terbesar pada tahun pertama dalam sejarah produksi kapas di AS.
Apa sih kapas Bt
Untuk menciptakan kapas yang dapat melindungi diri dari hama, para ahli rekayasa genetik memasukkan gen racun Bt ke dalam kapas. Gen baru ini memungkinkan kapas transgenik untuk menghasilkan racun insektisida di seluruh tubuhnya.
Baca lebih lanjut: http://www.geocities.com/didonk20/photo.htm
ANCAMAN & BAHAYA BIBIT TRANSGENIK DI INDONESIA…: http://www.geocities.com/didonk20/fakta_dilapangan.htm

- “Apa bisa dijamin karbohidrat dan protein yang ada pada jagung itu akan terbebas dari racun Bt,”
- jagung Bt merupakan monster yang akan mengancam manusia
 Monsanto suap 140 pejabat
Senin, 21 Februari 2005 | 14:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dua organisasi non pemerintah (Ornop) Amerika Serikat menyatakan, siap membantu pengungkapan kasus Monsanto. Bantuan ini terkait pengungkapan dokumen kasus Monsanto dari pemerintah AS, yang belum dapat diakses pemerintah Indonesia. Mereka adalah Friend of The Earth International dan Earth Justice.
—
Kerja sama ini dilakukan, menurut Tedjo, karena pihaknya kesulitan menyelesaikan kasus Monsanto dengan menggunakan jalur kerja sama antar pemerintah Indonesia dan Amerika (GNG). Hal ini menurutnya, akibat adanya kebijakan perjanjian antara Departemen Kehakiman dan Monsanto untuk tidak membuka dokumen kasus ini.
Seperti diberitakan, Departemen Kehakiman AS telah menetapkan Monsanto bersalah karena menyuap 140 pejabat pemerintah Indonesia. Pihak Munsanto juga mengakui telah menyuap pejabat senior KLH untuk meloloskan proyek kapas transgenik tanpa melaksanakan AMDAL pada 1997 hingga 2002.
Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/02/21/brk,20050221-22,id.html
Monsanto menyuap 140 Pejabat Tinggi Indonesia terutama di jajaran Kantor Kementerian Lingkungan Hidup…

Kenapa?
ini bukan sekedar hanya utk mencari keuntungan…
tapi lebih parah dari itu..
yaitu agar bisa mempengaruhi kebijakan pemerintah RI supaya mengizinkan produk berbahaya mereka beredar di indonesia..
agar agenda rahasia mereka bs dilaksanakan…

Yaitu…


PENGURANGAN 93% POPULASI DUNIA….
JAKARTA – Meski ditolak kehadirannya di Eropa dan Australia, bibit tanaman transgenik diduga sudah ada yang masuk ke Indonesia. Agen-agen perusahaan multinasional yang menjual bibit tanaman transgenik itu mulai kampanye memasarkan dagangannya. “Pemerintah harus berhati-hati meloloskan bibit tanaman transgenik. Sebab, akibatnya bisa sangat fatal, merusak ekosistem,” ungkap Untung Suwahyono, peneliti bidang teknologi bio-industry BPPT saat jumpa pers seminar nasional Industri Enzim dan Bioteknologi II di Jakarta Selasa (8/2). Seminar yang membahas berbagai penelitian enzim dan pemanfaatannya dalam industri oleh para pakar dalam dan luar negeri itu akan berlangsung 15-16 Februari.
Menurut Untung, bila dilihat sepintas, tanaman transgenik atau ‘modified living organism (MLO)’ sangat menguntungkan. Ia memberi contoh jagung Bt – tanaman jagung yang kromosomnya sudah diganti dengan kromosom bakteri tanah ‘Bacillus thuringiensis (Bt)’ – yang kini diproduksi AS. Serangga atau ulat yang memakan batang jagung ini, jelas Untung, akan mati. Ini terjadi karena sel-sel jagung transgenik itu mengeluarkan racun. Disamping itu, jagung inipun bisa tumbuh baik di lahan kritis. Dengan keunggulan seperti itu, jagung Bt amat menguntungkan. Petani tak membutuhkan lagi pestisida kimiawi, karena pestisidanya sudah ‘inherent’ dalam sel-sel tanaman itu.
Tapi bila dipikir lebih jauh, kata Untung, justru sifat-sifat jagung Bt seperti itulah yang akan merusak jagung asli dan ekosistem secara luas.
“Apa bisa dijamin karbohidrat dan protein yang ada pada jagung itu akan terbebas dari racun Bt,” katanya.

Menurut seorang pakar, kemungkinan terjadi evolusi perubahan struktur kimia dalam protein atau zat-zat lain yang terkandung dalam jagung Bt sangat memungkinkan. Bila hal itu terjadi, jagung Bt merupakan monster yang akan mengancam manusia.Dia memberi contoh kasus keracunan protein transgenik di AS. “Beberapa orang alergi dan diantaranya ada yang meninggal setelah mengkonsumsi protein dari tanaman transgenik,” jelasnya. Karena itu, “pemerintah Indonesia sebaiknya jangan meloloskan dulu bibit tanaman transgenik Bt. Sebaiknya diteliti dulu dari pelbagai aspek secara mendalam,” ungkapnya.
Read more...
separador

Takdir Allah TIDAK kejam

Pembaca yang budiman, iman kepada takdir merupakan salah satu rukun iman yang enam. Barangsiapa tidak mengimaninya sungguh dia telah terjerumus dalam kekafiran meskipun dia mengimani rukun-rukun iman yang lainnya. Walhamdulillah banyak diantara kaum muslimin yang telah mengenal takdir, akan tetapi amat disayangkan ternyata masih terdapat berbagai fenomena yang justru menodai bahkan bertentangan dengan keimanan kepada takdir.

Barangkali masih tersimpan dalam ingatan kita tatkala seorang artis mempopulerkan lagu ‘Takdir memang kejam’ yang sangat digemari oleh sebagian masyarakat negeri ini beberapa waktu lampau, yang menunjukkan betapa mudahnya masyarakat kita menerima sesuatu yang menurut mereka bagus namun pada hakikatnya justeru merusak akidah mereka. Karena itulah setiap muslim wajib membekali dirinya dengan pemahaman takdir yang benar sebagaimana yang diajarkan oleh Allah dan Rosul-Nya. Dalam mengimani takdir ada empat hal yang harus diyakini dalam dada setiap muslim yaitu al ‘ilmu, al kitabah, al masyi’ah dan al kholq.

Pertama, Al ‘Ilmu (Tentang Ilmu Allah)

Kita meyakini bahwa ilmu Allah Ta’ala meliputi segala sesuatu secara global dan terperinci yang terjadi sejak zaman azali (yang tidak berpermulaan) sampai abadi (yang tidak berkesudahan). Allah Ta’ala berfirman, “Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.” (Al Hajj: 70). Allah sudah tahu siapa saja yang akan menghuni Surga dan siapa yang akan menghuni Neraka. Tidak ada satupun makhluk di langit maupun di bumi bahkan di dalam perut bumi sekalipun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Kedua, Al Kitabah (Tentang Penulisan Ilmu Allah)

Kita meyakini bahwa Allah Ta’ala telah menuliskan ilmu-Nya tentang segala sesuatu yang terjadi di dalam Lauhul Mahfuzh sejak 50 ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Rosululloh shollAllahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah telah menulis takdir seluruh makhluk ciptaan-Nya semejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim). Takdir yang ditulis di Lauhul Mahfuzh ini tidak pernah berubah. Berdasarkan ilmu-Nya, Allah telah menuliskan siapa saja yang termasuk penghuni surga dan siapa yang termasuk penghuni neraka. Namun tidak ada satu orangpun yang mengetahui apa yang ditulis di Lauhul Mahfuzh kecuali setelah hal itu terjadi.

Ketiga, Al Masyi’ah (Tentang Kehendak Allah)

Kita meyakini bahwa Allah Ta’ala memiliki kehendak yang meliputi segala sesuatu. Tidak ada satu perbuatan makhluk pun yang keluar dari kehendak-Nya. Segala sesuatu yang terjadi semuanya di bawah kehendak (masyi’ah) Allah, entah itu disukai atau tidak disukai oleh syari’at. Inilah yang disebut dengan Irodah Kauniyah Qodariyah atau Al Masyi’ah. Seperti adanya ketaatan dan kemaksiatan itu semua terjadi di bawah kehendak Allah yang satu ini. Meskipun kemaksiatan itu tidak diinginkan terjadi oleh aturan syari’at.
Di sisi lain Allah memiliki Irodah Syar’iyah Diniyah. Di dalam jenis kehendak/irodah yang kedua ini terkandung kecintaan Allah. Maka orang yang berbuat taat telah menuruti 2 macam kehendak Allah ini. Adapun orang yang bermaksiat dia telah menyimpang dari Irodah Syar’iyah namun tidak terlepas dari Irodah Kauniyah. Lalu apakah orang yang bermaksiat ini terpuji? Jawabnya, Tidak. Karena dia telah melakukan perkara yang tidak dicintai d bahkan dibenci oleh Allah.

Keempat, Al Kholq (Tentang Penciptaan Segala Sesuatu Oleh Allah)

Kita meyakini bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta adalah makhluk ciptaan Allah baik itu berupa dzat maupun sifat, demikian juga seluruh gerak-gerik yang terjadi di dalamnya. Allah Ta’ala befirman, “Allah adalah pencipta segala sesuatu.” (Az Zumar: 62). Perbuatan hamba juga termasuk makhluk ciptaan Allah, karena perbuatan tersebut terjadi dengan kehendak dan kemampuan hamba; yang kedua-duanya ada karena diciptakan oleh Allah. Allah Ta’ala berfirman, “Allah-lah yang Menciptakan kalian dan amal perbuatan kalian.” (QS. Ash Shoffaat: 96)

Sumber Kesesatan Dalam Memahami Takdir

Sesungguhnya kesesatan dalam memahami takdir bersumber dari kesalahpahaman dalam memahami kehendak/irodah Allah. Mereka yang menganggap terjadinya kemaksiatan terjadi di luar kehendak Allah telah menyingkirkan dalil-dalil Al Kitab dan As Sunnah yang menunjukkan tentang Irodah Kauniyah. Orang-orang semacam ini akhirnya terjatuh dalam kesesatan tipe Qodariyah yang menolak takdir. Sedangkan mereka yang menganggap segala sesuatu yang ada baik ketaatan maupun kemaksiatan terjadi karena dicintai Allah telah menyingkirkan dalil-dalil Al Kitab dan As Sunnah yang mengancam hamba yang menyimpang dari Irodah Syar’iyah. Orang-orang semacam ini akhirnya terjatuh dalam kesesatan tipe Jabriyah yang menganggap hamba dalam keadaan dipaksa oleh Allah. Maha Suci lagi Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka katakan. Maka Ahlus Sunnah berada di tengah-tengah, mereka mengimani Irodah Syar’iyah dan Irodah Kauniyah, dan inilah pemahaman Nabi dan para sahabat.

Takdir Adalah Rahasia Allah

Ali bin Abi Tholib rodhiyAllahu ‘anhu menceritakan bahwa Nabi shollAllahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Setiap kalian telah ditulis tempat duduknya di surga atau di neraka.” Maka ada seseorang dari suatu kaum yang berkata, “Kalau begitu kami bersandar saja (tidak beramal-pent) wahai Rosululloh?”. Maka beliau pun menjawab, “Jangan demikian, beramallah kalian karena setiap orang akan dimudahkan”, kemudian beliau membaca firman Allah, “Adapun orang-orang yang mau berderma dan bertakwa serta membenarkan Al Husna (Surga) maka kami siapkan baginya jalan yang mudah.” (QS. Al Lail: 5-7). (HR. Bukhori dan Muslim). Inilah nasehat Nabi kepada kita untuk tidak bertopang dagu dan supaya senantiasa bersemangat dalam beramal dan tidak menjadikan takdir sebagai dalih untuk bermaksiat.

Pilih Mana: Jalan ke Surga Atau ke Neraka?

Apabila di hadapan anda terdapat 2 buah jalan; yang satu menuju daerah yang penuh kekisruhan dan ketidakamanan, sedangkan jalan yang satunya menuju daerah yang penuh ketentraman dan keamanan. Akan kemanakah anda akan melangkahkan kaki? Akal sehat tentu tidak memilih jalan yang pertama. Maka demikian pulalah seharusnya kita bersikap dalam memilih jalan yang menuju kehidupan akhirat kita, hendaknya jalan ke surga itulah yang kita pilih bukan sebaliknya. Alangkah tidak adilnya manusia yang memilih kesenangan duniawi dengan akalnya namun justeru memilih kesengsaraan akhirat dengan dalih takdir dan membuang akal sehatnya. Suatu saat ada pencuri yang hendak dipotong tangan oleh kholifah Umar, namun pencuri ini mengatakan, “Wahai Amirul Mukminin sesungguhnya aku mencuri hanya karena takdir Allah.” Umar pun menjawab, “Dan Kami pun memotong tangan dengan takdir Allah.” Lalu siapakah yang kejam? Bukan takdir Allah yang kejam tapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. WAllahu a’lam bish showaab.

***
Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel www.muslim.or.id
Read more...
separador

Rabu, 02 Februari 2011

Takut Kepada Allah Melahirkan Jiwa Ksatria, Perkasa dan Berwibawa (Bagian II)

Pada kajian sebelumnya telah disampaikan bahwa apabila hati telah buta, maka yang diperhitungkan pertama adalah kemarahan penguasa zalim hingga melupakan murka Allah. Sehingga pahala dan siksa akhirat terlihat remeh baginya, kemudian menukarnya dengan kesenangan dunia yang fana dan murah!!
Jadi, jangan heran dengan adanya fatwa-fatwa aneh yang dikeluarkan oleh orang-orang seperti mereka ini, seperti fatwa bolehnya berdamai dengan negara Yahudi, bolehnya meminta bantuan kaum kafir untuk memerangi kaum Muslim, bolehnya membunuh (bughât, kaum pemberontak) yang membangkang pada penguasa yang melakukan kekufuran secara nyata, serta bolehnya menumpahkan darah, merampas harta dan kehormatan mereka yang ikhlas di antara umat ini, yaitu mereka yang melakukan amar makruf nahi munkar, karena mereka diklaim sebagai “teroris, ekstrimis, dan tidak menaati penguasa”, dan fatwa-fatwa lainnya yang dibuat oleh mereka yang telah menjual dirinya pada para penguasa jahat. Sehingga apapun pekerjaan dan ketetapan yang mereka buat, semua berujung pada kejahatan dan kriminalitas.
Dengan demikian, rasa takut kepada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa merupakan tanda di antara tanda-tanda ketakwaan dan kesalehan. Dan ini merupakan warna yang sama yang menjadikan jiwa dan raganya ikhlas hanya kepada Allah, Tuhan semesta alam. Bahkan warna ini juga yang menjaga serta menyelamatkan pemiliknya dari jatuh ke dalam perangkap para thaghut, serta menyelamatkannya dari condong kepada para kekasih setan.
Pemilik warna ini tidak akan pernah terpengaruh dengan berbagai teror, serta tidak akan berpaling dari melaksanakan kewajiban yang dibebankannya (seperti melakukan amal-amal shaleh, berkorban di jalan Allah, menyelamatkan dan membebaskan umat dari belenggu kolonialisme, antek-anteknya, agen-agennya, dan orang-orang jahat disekitarnya); serta tidak pernah terpengaruh dengan berbagai alat penyiksaan dan cambuk para algojo. Mereka adalah orang-orang yang tidak takut penjara, serta tidak gentar menghadapi berbagai tantangan dan terjangan peluru. Hal-hal seperti ini dalam pangdangannya merupakan sesuatu yang remeh demi meraih ridha Allah SWT.
Al-Qur’an dan kitab-kitab sejarah telah memberi kami teladan kehidupan mereka yang begitu agung, yaitu mereka yang begitu jantan dan berani menghadapi para thaghut. Allah SWT berfirman tentang keberanian para penyihir yang didatangkan Fira’un untuk melawan Musa as.: “Fir’aun berkata: ‘Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya’. Mereka berkata: ‘Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman’.” (TQS. Asy-Syu’ara [26] : 49-51).
Sementara di tempat lain Allah SWT berfirman: “Mereka berkata: ‘Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mu`jizat), yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja. Sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu paksakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)’. Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup.” (TQS. Thaha [20] : 72-74).
Dari sini jelas sekali bahwa bujukan dan rayuan Fir’aun tidak berpengaruh sama sekali terhadap keimanan mereka; serta berbagai ancamannya tidak membuat mereka takut untuk menentangnya, bahkan mereka bertekad untuk mengikuti Musa ketika kebenaran telah jelas di depan mata mereka.
Fir’aun di zaman dulu dan beragam Fir’aun di zaman kita sekarang, betapapun besarnya kekuatan dan canggihnya peralatan yang mereka miliki, tidak akan pernah mampu memalingkan tekad mereka untuk tetap melangkah di jalan kebenaran (Islam) yang telah mereka yakini.
Bahkan betapun mereka berusaha meningkatkan tindakan kezaliman dan kekejamannya, mereka tidak akan pernah mampu memberi diri mereka gambaran hitam yang kasar yang hanya ditakuti oleh hewan-hewan di hutan. Namun di mata orang-orang yang takut kepada Allah, mereka selamanya tetap hanyalah tikus-tikus kurus yang bersembunyi di balik dinding pagarnya yang dijaga siang dan malam.
Keistimewaan beriman kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa; serta takut terhadap kekuatan dan balasan-Nya, akan mengkilapkan hati, menghilangkan karat-karat yang menempel, serta mengisinya dengan kejantanan, keberanian dan keperkasaan, seperti keberanian orang-orang terbaik-kami menyebutkan mereka di sini bukan untuk membatasi-yaitu Sufyan ats-Tsauri, Abu Hanifah, Imam an-Nawawi, Ibnu Qayyim al-Jawziyyah, Ibnu Taimiyah, Syaikh Abdul Aziz al-Badri, Syaikhul Islam Musthafa Shabri, Sayyid Quthub, Abdul Qadir Awdah, dan masih banyak yang lainnya. Semoga Allah senantiasa merahmati dan memberkati mereka semua, serta orang-orang yang seperti mereka dalam aktivitas dan keberaniannya. Mereka dan orang-orang yang sepertinya merupakan cermin kehormatan umat, serta cermin kebanggaan dan kejantanannya. Mereka semua menolak untuk hidup sebagai pengecut. Mereka lebih memilih mati, penjara atau pergi daripada hidup terhina di antara para penguasa tiran. Sehingga atas dasar ini, wajib memahami masalah takut, dan menggunakan dengan cara yang benar.
Dan sebagai tambahan, maka di sini kami ingin menambahkan penjelasan terkait persoalan ini, yaitu bahwa takut kepada Allah merupakan jalan satu-satunya untuk menyelamatkan diri dari perbudakan dan penindasan.
Ketahuilah bahwa takut kepada Allah SWT adalah satu-satunya jalan keluar dari perbudakan, karena takut kepada Allah menyimpan kekuatan untuk membebaskan manusia dari keburukan dirinya dan dari orang lain. Berbeda dengan takut kepada selain Allah, di mana ia akan membelenggu manusia dan menjadikannya budak yang diperbudak oleh dirinya dan orang lain, yakni ia akan menjadi tawanan dirinya sendiri dan tawanan dalam penjara orang lain. Oleh karena itu, takut kepada Allah akan memberikan perlawanan selalu terhadap godaan dunia dan hawa nafsu dirinya, menyakini bahwa di dunia hanya sementara, tidak tertipu dan tidak terpengaruh oleh kemewahan dan perhiasan dunia. Sebab dunia baginya bukanlah cita-cita dan tujuan akhir, ia memandang dunia dengan pandangan yang remeh, dunia baginya tidak lebih dari sebuah jembatan yang menghubungkan antara dunia dan akhirat, sehinga ia mengambil dunia sekedar yang dibutuhkan saat menyeberangnya. Allah SWT berfirman: “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (TQS. Al-Qashash [28] : 77).
Dengan demikian, sesuai dengan konsep pembebasan dari belenggu dunia dan perangkap nafsu ini, maka seseorang benar-benar terbebas dari beban berat ketergantungan dan ketundukan kepada selain Allah. Sehingga keterikatan dan ketergantungannya di dunia setelah itu hanyalah kepada syariah Allah dan kedaulatannya. Di dunia ini tidak akan pernah menyerah dan tunduk kepada selain Allah. Tentu orang yang seperti ini berbeda dengan kelompok orang yang hina, yaitu orang-orang yang diperbudak dunia, tertipu dan terpedaya oleh kemewahan dan perhiasan dunia. Akibatnya, mereka begitu tunduk dan patuh dengan dorongan syahwat dunia. Akibatnya ia benar-benar telah kehilangan potensi-potensi kewibawaan, keperkasaan dan kemuliannya. Sehingga dengan ini semua ia tetap menjadi tawanan yang hidupnya senantiasa diselimuti kehinaan.
Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana mereka akan menjadi bagian dari manusia mulia dan perkasa. Sementar mereka menjadi alat yang begitu taat dan patuh dengan para penguasa jahat serta tiran dunia. Hidup mereka dikendalikan dan diarahkan oleh para tiran. Mereka menjalankan setiap perintahnya, dan sedikitpun tidak ada keberanian untuk menolaknya. Selanjutnya, mereka mengusir para pengemban Islam, menangkap dan menyiksanya dalam rangka untuk menyenangkan tuan mereka, para penguasa tiran. Padahal mereka pada hari kiamat nanti akan berlepas diri ketika mereka tahu bahwa tempat mereka di neraka. Allah SWT berfirman: “(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: ‘Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami.’ Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan ke luar dari api neraka.” (TQS. Al-baqarah [2] : 166-167).
Terakhir kami katakan bahwa takut kepada Allah, dan mecari ridha-Nya akan mengangkat seseorang ke puncak kemuliaan, dan menjadikannya berada dalam kedudukan yang tinggi. Sebaliknya takut kepada sesama makhluk untuk mencari ridhanya, akan mendatangkan murka Allah, serta menurunkannya pada tingkat kehidupan paling rendah dan paling hina. “Mereka bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.” (TQS. Muhammad [47] : 12).
Semoga Allah menjadikan kami di antara orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, orang-orang yang tidak takut karena Allah terhadap celaan para pencela. Sehingga dengan ini, kami akan mendapatkan kemenangan, sepeti kemenangan yang telah diraih oleh Rasulullah Saw dan para sahabatnya, semoga Allah senantiasa meridhai mereka semua. “Dan sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.” (TQS. At-Taubah [9] : 112).
Sumber: hizb-ut-tahrir.info
Read more...
separador

Flag Counter

free counters

Categories

Light Love Life

Chat With Me

Skype Me™!

MY Tweet

MY Statistic

ShinyStat